Posts Tagged ‘Asian Development Bank’

Liburan semester 1 beberapa waktu yang lalu, MI Sultan Fatah mengadakan kegiatan pengembangan kemampuan berbahasa peserta didik “English Camp”. Kegiatan tersebut terselenggara berkat kerjasama dengan Mahesa Institut Pare Kediri. Selama 1 minggu peserta yang terdiri dari siswa kelas 4 dan 5 dibimbing oleh mentor-mentor cantik yang langsung didatangkan dari Mahesa Institut. Miss Ririn, Miss Nova, dan kawan. Kegiatan tersebut berlangsung dengan system full day learning and playing. Bukan hanya pendidikan melulu namun games-games menarik juga dihadrikan dan membuat susasana riang gembira, yeal-yeal berkumandang “Mana semangatmu …!!!”, yeal tutor. “Ini semangatku …!!!”, peserta menjawab. “Mana bisamu …!!!”, yeal tutor lagi, “Ini bisaku …!!!” peserta menjawab. Dan di hari terahir peserta diajak jalan-jalan ke Candi Borobudur, melakukan kegiatan praktikum speaking with native. Semua senang, semua riang, semua bergembira, dan semua tertawa.

Berikut cuklipan foto kegiatan English Camp !!!

Advertisements

 

Assalamu’alaikum ….

Alhamdulillah puja dan puji syukur kita sanjungkan kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufiq dan hidayahnya sehingga project Madrasah Education Development Project (MEDP) ADB Loan 2294 – INO SF berjalan sukses dan lancar serta tertasyarufkan sesuai dengan pos dan posisinya …

Shalawat serta salam kita sanjungkan kehadirat baginda Rasul Muhammad SAW tanpa beliau kita tidak bisa menghirup nafas dan mengharumkan nama Islam dengan beribadah membangun dan menggalakkan kemajuan madrasah …

Rabu, 10 April 2013. MI Sultan Fatah kedatangan tamu utusan dari ADB, CPMU, BAPPENAS dan Staf Men-Keu meninjau pelaksanaan MEDP di madrasah. Gegap gempita seluruh civitas akademika menantikan kedatangan tamu istimewa. Berbagai kegiatan ekstra ditampilkan sebagai bukti nyata wujud perkembangan madrasah selain berdirinya bangunan kelas baru yang kokoh. Para tamu tampak berdecak kagum melihat kepiawaian peserta didik MI Sultan Fatah dalam menampilkan kebolehannya. Diantaranya marching band, tarian tradisional, MTQ, Kaligrafi, Group Rebana, English Club dan kegiatannya lainnya. Kegiatan tersebut bertemakan “MI Sultan Fatah dahulu, sekarang dan nanti”. Kami beri’tikad bahwa MI Sultan Fatah akan terus maju dan berkembang, berevolusi menjadi lebih baik.

Hal ini terbukti dengan semakin penuhnya almari piala MI Sultan Fatah yang berhasil dimenangkan dari berbagai cabang perlombaan yang diikuti dan ter-update adalah penerimaan piala Juara I Lomba Pidato Bahasa Inggris tk. MI se Kabupaten Demak yang diselenggarakan Kementrian Agama Kab. Demak dalam rangka Hari Amal Bakti Kementrian Agama Republik Indonesia. Piala tersebut secara simbolis diberikan langsung oleh bapak Bupati Drs. H. Dakhirin, M.Si. Sungguh kebanggaan yang tiada tara. Kami seluruh civitas akademika berjuang sekuat tenaga membimbing putra – putri terbaik Kabupaten Demak dengan kedisiplinan tinggi, akhlaqul karimah sebagai pembiasaan dan pengembangan kemampuan pribadi melalui kegiatan ekstrakurikuler.

Kami, seluruh civitas akademika MI Sultan Fatah, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang mendukung dan membimbing pelaksanaan project MEDP ADB Loan 2294 – INO SF sehingga madrasah kami telah bermetamorfosis menjadi madrasah unggulan dengan dukungan sarana dan prasarana yang jauh melebihi SD/MI lainnya. Semoga kami bisa memberikan contoh yang baik dan terbaik serta dapat menularkan manfaat yang telah kami peroleh demi kemajuan pendidikan Indonesia. Karena kita semua dalam visi dan misi yang sama memajukan pendidikan Indonesia.

Wassalamu’laikum …

Berikut foto dokumentasi kunjungan ADB, CPMU, BAPPENAS dan Staf MenKeu di MI Sultan Fatah Demak.

Alhamdulillah ….

Project Madrasah Education Development Project (MEDP) Kementrian Agama Republik Indonesia di MI Sultan Fatah Demak telah terlaksana dengan baik dan sukses. Rasa syukur patut kita haturkan kehadirat ALLAH SWT atas limpahan rahmat, taufiq dan hidayahnya sehingga semuanya bisa terselasaikan dengan sukses. Amanat yang besar dan berat telah selesai dipikul seluruh civitas akademika MI Sultan Fatah. Bekerja siang dan malam tak kenal lelah, semuanya hanya demi kemajuan MI Sultan Fatah dengan dukungan bantuan dari MEDP Kemenag RI.

Beberapa waktu yang lalu, secara simbolis dewan pembina, pengurus dan pengawas Yayasan Al Husna Demak telah meresmikannya. Semoga sarana dan prasarana yang lengkap ini bisa memicu kemajuan madrasah baik secara kualitas dan kuantitas. Amin …

berikut dokumentasi kegiatan peresmian Laborataorium dan Perpustakaan.

CIMG2231

CIMG2232

CIMG2235

CIMG2234

CIMG2238

CIMG2254

CIMG2248

CIMG2260

CIMG2265

CIMG2272

CIMG2273

CIMG2274

Bandung, 27 Juni 2012.

SAMSUNG DIGIMAX A403 Judul diatas, terasa teramat berat. Karena hanya sedikit orang yang mampu berangkat dan bangun merajut mimpinya

????????????????????

. Banyak dari kita keenakan mimpi dan terlelap. Logika berfikir kita orang-orang madrasah hanya ingin agar anak pandai dan mempunyai bekan iman dan taqwa an-sich. Semua yang berbau ke

jiwaan dan menganggap nilai science dan pengetahuan umum hanya akan menjerumuskan.

Kita lupa dengan ayat-ayat kauniyah. Melihat fenomena dan menjadi pelajaran. Telinga mendengar apa yang ada disekeliling. Karena yang buta bukan mata kita tapi Hati. Karena pemikiran kita selalu kontras dan tak bisa menggabungkan pembelajaran science saling keterkaitan dengan akhirat. Agar anak didik kita bisa mempunyai keseimbangan akal (Science) dan hati (Agama).

Kita kurang bisa memahami filosofi ilmu, kita cenderung melihat angka. QS. As-Sajdah : Yudabbirul amra … Keimanan pertama adalah kepada yang gaib. Sebab yang gaib bukan hanya secara fisik gaib. tapi juga tentang hal-hal yang belum terpecahkan. Siswa kita kebanyakan tidak dibekali filosofinya. Salahnya kita adalah banyak memberikan short-cut. Dan jika siswa diberikan soal pengembangan akan susah dan bilang “tidak diajarkan oleh Bapak/Ibu guru”.

SAMSUNG DIGIMAX A403

Solusi awal telah Allah SWT sebutkan dalam QS. Al-‘Alaq : 1-5. Iqro’, membaca merupakan intipati pembelajaran. Ilmu bukan pengetahuan. Karena Ilmu adalah sesuatu yang datang dari Allah. Membaca bukan hanya secara zhohir, karena tekstual harus juga diresapi kontektualnya.

Kelemahan selalu dari Guru, Kurikulum dan Siswa. Mari melakukan perbaikan-perbaikan. Malaikat pada protes ketika Allah menciptakan Adam yang menurut mereka hanya akan melakukan perusakan. Namun Allah menjawab dengan men-Islah (melakukan perbaikan) dengan memberi bekal, dan ketika di tes dan Adam mampu menjawab. Malaikat mengakui kelemahannya.

Pendidikan harus memahami psikologi anak, latar belakangnya, menggali potensinya. Agar semangat belajar mereka. Kita bekali mereka sejak mendasar dengan beberapa teori dan praktik sederhana sebagai bagian dari penggalian dan pembekalan tentang Filosofi Ilmu.

Madrasah Science Competition and Expo 2012

Notulen : A.Taqiyuddin Wafa, S.Th.I

Mari Bangun dan Segera Beranjak.

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabakatuh …

IMG_0001

Alhamdulillah … Beberapa waktu yang lalu MI Sultan Fatah Demak mendapatkan bantuan Madrasah Education Development Project (MEDP) kerjasama Kementrian Agama Republik Indonesia dan Asian Development Bank (ADB) yang dituangkan dalam perjanjian ADB Loan 2294-INO (SF) selama 5 tahun terhitung sejak tahun 2007 – 2012. MI Sultan Fatah mendapatkan total dana sebesar Rp. 1.055.447.697,- (Satu Miliyar Lima Puluh Lima Juta Empat Ratus Empat Puluh tujuh ribu Enam Ratus Sembilan Puluh Tujuh Rupiah). Dana tersebut telah dimanfaatkan sebaiuk-baiknya untuk kemajuan MI Sultan Fatah. Baik secara sarana dan prasarana serta peningkatan mutu SDM.

DSC04979Dana tersebut terbagi dalam beberapa cluster pencairan sebagai berikut :

Block grant 1   : Rp. 367.423.736,-

Block grant 2   : Rp. 122.947.961,-

Block grant 3   : Rp. 109.286.000,-

Additional Block grant   : Rp. 376.000.000,-

Dana Science Center   : Rp. 10.000.000,-

Dana E-learning   : Rp. 69.790.000,-

Total Dana yang diterima  : Rp. 1.055.447.697,- (Satu Miliyar Lima Puluh Lima Juta Empat Ratus Empat Puluh tujuh ribu Enam Ratus Sembilan Puluh Tujuh Rupiah). 

CIMG2238Dari total keseluruhan dana tersebut, MI Sultan Fatah berhasil membangun 6 Ruang Kelas Baru, 1 Ruang Lab Komputer, Seperangkat alat Lab. MIPA, Komputer dan Bahasa, dengan dana stimulan tersebut tetap eksis menjuarai berbagai lomba, membuat beberapa alat peraga MIPA murah, melakukan penelitian tentang pembersih lantai ramah lingkungan, serta kegiatan lain yang tdak bisa disebut satu persatu karena banyaknya kegiatan yang telah kami lakukan dalam rangka pertanggungjawaban penggunaan dana tersebut.

CIMG2594

MI Sultan Fatah secara langsung juga telah melaporkan kegiatan tersebut kepada perwakilan Asian Developmant Bank (ADB) Mr. Wolfgang Kubitzki, Ketua CPMU Mr. Jamaladin, Perwakilan dari LSM Gender International, Staf Bappenas dan Staf Kementrian Keuangan yang secara langsung mendatangi MI Sultan Fatah Demak. Beliau-beliau terkesan dan merasa puas akan kemajuan madrasah. Bahkan sebelum kedatangan Tim ADB dan Tim, MI Sultan Fatah terlebih dahulu kedatangan tamu dari USAID. Mereka di Indonesia juga mempunyai program tersendiri dan datang ke madrasah ingin melakukan studi banding. Hasilnya mereka sangat takjub bahwa perkembangan MI Sultan Fatah dengan program MEDP ADB jauh lebih baik daripada program mereka.

Semua kegiatan ini tidak akan berhasil dan berjalan sukses tanpa adanya dukungan seluruh stakeholders Mapenda Kemenag Kab. Demak, Yayasan Al Husna Demak, Guru dan Karyawan MI Sultan Fatah dan Do’a serta dukungan masyarakat kabupaten Demak. Terima kasih yang sebanyak-banyaknya kami sampaikan.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabakatuh …

.

MI Sultan Fatah Demak Harapan Pembenahan dari MDP

Jumat, 14 November 2008, 05:02 WIB

Madrasah Ibtidaiyah (MI) Sultan Fatah, kini mencapai usia 60 tahun. Berdiri sejak 19 Agustus 1948, lembaga pendidikan Islam ini awalnya bernama Madrasah Wajib Belajar (MWB). Karena berada di bawah naungan Departemen Agama (Depag), sekolah ini berubah menjadi MI Sultan Fatah, di bawah Yayasan Al Husna. Sekarang madrasah yang terletak di Jl. Kyai Singkil No. 14, Bintoro, Demak, Jawa Tengah, itu terakreditasi A.
MI Sultan Fatah adalah satu-satunya MI yang berada di perkotaan, berdiri di antara 16 Sekolah Dasar (SD) di Kelurahan Bintoro, Demak. Meskipun demikian, MI ini telah mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. Kepercayaan itu dibuktikan dengan bertambahnya siswa tahun demi tahun. Tingginya kepercayaan masyarakat, boleh jadi, karena madrasah ini mempunyai beberapa keunggulan dari sekolah lain. Di antaranya, letaknya yang strategis di tengah perkotaan, sebagai sekolah dasar plus yang mempunyai harapan penguasaan dan unggul secara menyeluruh yang meliputi mata pelajaran umum dan agama, ketrampilan dan kesenian, olahraga, serta penekanan pada akhlakul karimah. Di sekolah ini, mata pelajaran Bahasa Inggris dan Bahasa Arab diajarkan sejak dini, mulai di kelas I.
Selain itu, siswa juga diajarkan Aswaja (ke-Nu-an) yang merupakan pembekalan anak didik dalam mencintai dan melaksanakan sunah Nabi yang disepakati oleh para ulama. Bahkan, dengan selalu berjamaah sholat dhuhur di Masjid Agung Demak merupakan wahana pelatihan anak didik untuk senantiasa rajin shalat berjamaah. Tidak hanya itu. Seperti dijelaskan Kepala MI Sultan Fatah, Saekun, SAg, para siswa pun memperoleh kesempatan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang lengkap. Kegiatan-kegiatan tersebut meliputi Kepramukaan, marching band, seni rebana, seni tari tradisional dan zipin, komputer, MTQ, kaligrafi, dan sempoa, di samping muatan lokal yang menunjang untuk peningkatan ibadah seperti fasholatan dan mengaji.
Hal ini sejalan dengan visi MI Sultan Fatah, yakni terwujudnya pendidikan yang bermutu, Islami, berakhlak mulia, menguasai ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, mencintai lingkungan serta Tanah Airnya. Misinya, antara lain, mewujudkan proses belajar mengajar dan bimbingan secara aktif, kreatif, dan efektif, dan menyenangkan yang mampu mengembangkan kemampuan siswa secara maksimal, di samping pendidikan yang berkepribadian dinamis, trampil menguasai pengetahuan, teknologi, dan seni.
Madrasah ini berada di lahan 3.793 m2 dengan luas bangunan seluruhnya 1.833 m2. Selain ruang kelas, sekolah ini dilengkapi perpustakaan, laboratorium, ruang ketrampilan, dan tempat beribadah. Kini tercatat 382 siswa belajar yang dibina oleh 16 orang guru. Sejak 2002 -2007, menurut Saekun, tingkat kelulusan 100 persen. Lebih membanggakan lagi, “Tak ada yang drop out.” Prestasi siswa tak kalah membanggakannya. Tak hanya di bidang akademik, tapi juga non-akademik. Sebutlah, misalnya, juara lomba pidato Islam anak dalam rangka Festival Masjid Agung Demak, 2006; bazar dalam rangka Hari Anak Nasional (HAN) Kabupaten Demak, 2006; dan juara Festival Drum Band Terbuka Ke-7 se-Jawa Tengah. Seiring dengan bertambahnya siswa dari tahun ke tahun, mau tidak mau, lembaga pendidikan ini memerlukan tambahan fasilitas, seperti laboratorium bahasa dan komputer, di samping peningkatan kualitas tenaga pengajar.
Syukurlah, dengan adanya program Madrasah Development Plan (MDP) dari Madrasah Education Development Project (MEDP) kerjasama antara Kementrian Agama Republik Indonesia dengan Asian Development Bank (ADB) di daerah itu untuk memberdayakan elemen-elemen madrasah seoptimal mungkin, harapan tersebut akan menjadi kenyataan. ? (muhib, CPMU MEDP/dokrep/Oktober 2008)