Posts Tagged ‘Indonesia’

Penuh keceriaan dan kebahagiaan siswa-siswi kelas 6 mengikuti Zarkasi ke WBL di Lamongan. Sejak subuh sudah datang ke MI Sultan Fatah bersiap berangkat Zarkasi diantar wali murid masing-masing. Perjalanan pun berjalan lancar dan aman terkendali. Semua menikmatinya. Sampai jumpa lagi pada kegiatan Zarkasi tahun depan. Berikut keceriaan yang terekam mata kamera Bapak Nur Amin, S.Pd.

Dalam kesempatan ini, berbagai kegiatan lomba telah dilaksanakan dalam rangka memeriahkan hari Kartini. Lomba fisik maupun non fisik digelar bersamaan. Diantarnya Lomba Pidato, MC, Aklamasi Puisi, Senandung Shalawat Rasul, Futsal dan lain sebagainya. Bagi para pemenang lomba, berhak mendapatkan hadiah dari MI Sultan Fatah. Berikut foto pemberian hadiah lomba dalam rangka Hari Kartini 2013. :

This slideshow requires JavaScript.

 

This slideshow requires JavaScript.

 

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh … 

 

Selamat datang di WordPress MI Sultan Fatah Demak. Kami telah berdiri sejak Agustus 1948. 3 tahun setelah kemerdekaan Republik Indonesia yang kita cintai ini. The Founding fathers merasa bahwa Kabupaten Demak dengan sejarah Kasultanan Demak-nya harus menjadi pergerakan bangsa melawan penjajahan. Penjajahan secara fisik maupun penjajahan intelektual. Maka berdirilah MI Sultan Fatah Demak yang dahulu bernama MWB-NU. Karena madrasah kami berbasis ke-NU-an Ahlussunnah Wal Jama’ah.

Sekarang, di tahun 2013 ini, berbagai kemajuan dan perubahan telah kami hadirkan ke tengah masyarakat Kabupaten Demak. Kejuaraan dan penghargaan serta apresiasi masyarakat Kabupaten Demak adalah anugrah terindah bagi kami. Dengan semakin banyaknya minat masyarakat menyekolahkan putra-putri terbaik Kabupaten Demak ke MI Sultan Fatah. Dari tahun ke tahun jumlah peserta didik MI Sultan Fatah Demak terus bertambah. Dan di tahun 2013 ini, jumlah peserta didik kami mencapai 467 siswa dengan 17 rombongan belajar. Dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai, kami terus berjuang mencerdaskan kehidupan bangsa dan masyarakat Kabupaten Demak. Terlebih beberapa waktu yang lalu, kami telah selesai membangun Laboratorium Komputer+jaringan internet, Laboratorium Bahasa dan Laboratorium MIPA serta melakukan penambahan koleksi buku perpustakaan mencapai 800 eksemplar dengan 400 judul.

Waktu terus berjalan, perkembangan dunia tak bisa diprediksi. Manusia cerdas, pintar dan kaya semakin banyak. Namun, perkembangan ini justru mengakibatkan dekadensi moral. Karena yang mereka kejar adalah dunia tanpa dilanasi keimanan dan ketaqwaan kepada ALLAH SWT. Untuk itu, kami selalu berada di garis depan mendengungkan “Kecerdasan Islami”. Kecerdasan yang penuh kedisiplinan, kesantunan, akhlaqul karimah dan kemuliaan hati. Hal inilah yang menjadi modal utama manusia menjelajah dunia. Semoga segala niat ikhlas perjuangan kami selalu mendapat ridlo, rahmat, taufiq serta inayah dari Allah SWT. Setiap deru nafas dan langkah ini untuk kemajuan umat Islam dan masyarakat Kabupaten Demak juga untuk Indonesia.

Dalam WordPress ini, berbagai artikel, news dan referensi lainnya kami ketengahkan masyarakat Kabupaten Demak dan semua yang mengakses WordPress kami, semoga kita bisa saling bertukar informasi untuk kemajuan bersama.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabakatuh … 

Demak, 6 Mei 2013. Bupati Demak Bapak Drs. H M. Dakhirin Said, SH., M.Si beserta staf berkunjung ke MI Sultan Fatah dalam rangka supervisi “Ujian Ahir Nasional” Tk. SD / MI di MI Sultan Fatah Demak dan beliau merupakan salah satu alumni terbaik MI Sultan Fatah. Seluruh jajaran stakeholders MI Sultan Fatah menyambut gembira kedatangan beliau. Satu per satu kelas beliau datangi dan beliau juga bertanya kepada bapak / ibu pengawas ujian tentang pelaksanaan UAN tahun ini. “Alhamdulillah pak … semua berjalan lancar, murid-murid disini juga tertib dalam ujian” ujar salah seorang pengawas.

Selain itu, bapak Bupati juga menyempatkan diri berkunjung ke Laboratorium Komputer dan Bahasa serta MIPA. Dan beliau menyatakan ke-kagumannya, mengingat perkembangan madrasah yang begitu pesat. Beliau juga menyaksikan beberapa guru yang memang sedang tidak mendapatkan tugas pengawas UAN sedang mencari bahan ajar. “Sedang mencari apa bu?” tanya bapak Dakhirin. “Sedang mencari bahan ajar untuk siswa tentang rumah adat” jawab Sri Rahayu Umami, S.Pd.I guru kelas II-A MI Sultan Fatah. Beliau juga berpesan agar seluruh sarana dan prasarana tersebut bisa dimanfaatkan seluruh siswa demi peningkatan mutu pendidikan MI Sultan Fatah dan masyarakat kabupaten Demak pada umumnya.

Supervisi tidak berlangsung lama, karena beliau masih harus melanjutkan perjalanan. Namun pesan beliau harus kita laksanakan karena memang sejalan dengan visi dan misi MI Sultan Fatah Demak untuk mencerdasakan kehidupan masyarakat kabupaten Demak dan bangsa Indonesia.

This slideshow requires JavaScript.

Hari Pendidikan Nasional, disingkat HARDIKNAS, adalah hari yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia untuk memperingati kelahiran Ki Hadjar Dewantara , tokoh pelopor pendidikan di Indonesia dan pendiri lembaga pendidikan Taman Siswa , diperingati pada tanggal 2 Mei setiap tahunnya, (1). Tanggal 2 Mei sejatinya adalah hari kelahiran Ki Hadjar Dewantara , beliaulah yang dianggap sebagai pahlawan yang memajukan pendidikan di Indonesia,berkat jasa beliau Perguruan Taman Siswa berdiri,suatu lembaga pendidikan yang memberikan kesempatan bagi para pribumi jelata untuk bisa memperoleh hak pendidikan seperti halnya para priyayi maupun orang-orang Belanda.

Hari Pendidikan Nasional diperingati setiap tanggal 2 Mei, bertepatan dengan hari ulang tahun Ki Hadjar Dewantara, pahlawan nasional yang dihormati sebagai bapak pendidikan nasional di Indonesia. Ki Hadjar Dewantara lahir dari keluarga kaya Indonesia selama era kolonialisme Belanda, ia dikenal karena berani menentang kebijakan pendidikan pemerintah Hindia Belanda pada masa itu, yang hanya memperbolehkan anak-anak kelahiran Belanda atau orang kaya yang bisa mengenyam bangku pendidikan, (2).

Ki Hadjar Dewantara juga suka menulis , banyak tulisannya yang sangat tajam terutama menyindir Belanda , salah satunya adalah Als Ik Eens nederlander Was ( Seandainya Aku Seorang Belanda ) yang salah satu petikannya adalah sebagai

Sekiranya aku seorang Belanda, aku tidak akan menyelenggarakan pesta-pesta kemerdekaan di negeri yang kita sendiri telah merampas kemerdekaannya. Sejajar dengan jalan pikiran itu, bukan saja tidak adil, tetapi juga tidak pantas untuk menyuruh si inlander memberikan sumbangan untuk dana perayaan itu. Pikiran untuk menyelenggarakan perayaan itu saja sudah menghina mereka dan sekarang kita garuk pula kantongnya.
Ayo teruskan penghinaan lahir dan batin itu! “Kalau aku seorang Belanda” Apa yang menyinggung perasaanku dan kawan-kawan sebangsaku terutama ialah kenyataan bahwa bangsa inlander diharuskan ikut mengongkosi suatu pekerjaan yang ia sendiri tidak ada kepentingannya sedikitpun
“.

taman siswa 300x209 Sejarah Hari Pendidikan Nasional

Karena tulisannya tersebut Ki Hajar Dewantara dibuang ke pulau Bangka namun dipindahkan ke Belanda karena pembelaan Douwes Dekker dan Cipto Mangoenkoesumo , sepulangnya ke Indonesia Ki Hadjar Dewantara membangun National Onderwijs Instituut Tamansiswa (Perguruan Nasional Tamansiswa) pada 3 Juli 1922 yang menjadi awal dari konsep pendidikan nasional.

Ki Hadjar Dewantoro akhirnya meninggal pada 28 April 1958 dan Pemerintah menetapkan tanggal 2 Mei sebagai Hari Pendidikan Nasional sejak tahun 1959 sebagai penghargaan atas jasa-jasanya di bidang pendidikan.

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai pahlawannya , oleh karena itu mari kita menghayati Hari Pendidikan Nasional ini dengan sebaik-baiknya

referensi :

1. http://www.ugm.ac.id/en/?q=news/national-education-day-2012-the-rise-indonesian-golden-generation
2. http://www.thejakartapost.com/news/2012/04/29/yogya-students-collect-10000-books-national-education-day.html

3. http://blog.lazada.co.id/sejarah-hari-pendidikan-nasional/