Posts Tagged ‘Pemerintah’

 

Advertisements

Assalamu’alaikum ….

Alhamdulillah puja dan puji syukur kita sanjungkan kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufiq dan hidayahnya sehingga project Madrasah Education Development Project (MEDP) ADB Loan 2294 – INO SF berjalan sukses dan lancar serta tertasyarufkan sesuai dengan pos dan posisinya …

Shalawat serta salam kita sanjungkan kehadirat baginda Rasul Muhammad SAW tanpa beliau kita tidak bisa menghirup nafas dan mengharumkan nama Islam dengan beribadah membangun dan menggalakkan kemajuan madrasah …

Rabu, 10 April 2013. MI Sultan Fatah kedatangan tamu utusan dari ADB, CPMU, BAPPENAS dan Staf Men-Keu meninjau pelaksanaan MEDP di madrasah. Gegap gempita seluruh civitas akademika menantikan kedatangan tamu istimewa. Berbagai kegiatan ekstra ditampilkan sebagai bukti nyata wujud perkembangan madrasah selain berdirinya bangunan kelas baru yang kokoh. Para tamu tampak berdecak kagum melihat kepiawaian peserta didik MI Sultan Fatah dalam menampilkan kebolehannya. Diantaranya marching band, tarian tradisional, MTQ, Kaligrafi, Group Rebana, English Club dan kegiatannya lainnya. Kegiatan tersebut bertemakan “MI Sultan Fatah dahulu, sekarang dan nanti”. Kami beri’tikad bahwa MI Sultan Fatah akan terus maju dan berkembang, berevolusi menjadi lebih baik.

Hal ini terbukti dengan semakin penuhnya almari piala MI Sultan Fatah yang berhasil dimenangkan dari berbagai cabang perlombaan yang diikuti dan ter-update adalah penerimaan piala Juara I Lomba Pidato Bahasa Inggris tk. MI se Kabupaten Demak yang diselenggarakan Kementrian Agama Kab. Demak dalam rangka Hari Amal Bakti Kementrian Agama Republik Indonesia. Piala tersebut secara simbolis diberikan langsung oleh bapak Bupati Drs. H. Dakhirin, M.Si. Sungguh kebanggaan yang tiada tara. Kami seluruh civitas akademika berjuang sekuat tenaga membimbing putra – putri terbaik Kabupaten Demak dengan kedisiplinan tinggi, akhlaqul karimah sebagai pembiasaan dan pengembangan kemampuan pribadi melalui kegiatan ekstrakurikuler.

Kami, seluruh civitas akademika MI Sultan Fatah, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang mendukung dan membimbing pelaksanaan project MEDP ADB Loan 2294 – INO SF sehingga madrasah kami telah bermetamorfosis menjadi madrasah unggulan dengan dukungan sarana dan prasarana yang jauh melebihi SD/MI lainnya. Semoga kami bisa memberikan contoh yang baik dan terbaik serta dapat menularkan manfaat yang telah kami peroleh demi kemajuan pendidikan Indonesia. Karena kita semua dalam visi dan misi yang sama memajukan pendidikan Indonesia.

Wassalamu’laikum …

Berikut foto dokumentasi kunjungan ADB, CPMU, BAPPENAS dan Staf MenKeu di MI Sultan Fatah Demak.

Alhamdulillah ….

Project Madrasah Education Development Project (MEDP) Kementrian Agama Republik Indonesia di MI Sultan Fatah Demak telah terlaksana dengan baik dan sukses. Rasa syukur patut kita haturkan kehadirat ALLAH SWT atas limpahan rahmat, taufiq dan hidayahnya sehingga semuanya bisa terselasaikan dengan sukses. Amanat yang besar dan berat telah selesai dipikul seluruh civitas akademika MI Sultan Fatah. Bekerja siang dan malam tak kenal lelah, semuanya hanya demi kemajuan MI Sultan Fatah dengan dukungan bantuan dari MEDP Kemenag RI.

Beberapa waktu yang lalu, secara simbolis dewan pembina, pengurus dan pengawas Yayasan Al Husna Demak telah meresmikannya. Semoga sarana dan prasarana yang lengkap ini bisa memicu kemajuan madrasah baik secara kualitas dan kuantitas. Amin …

berikut dokumentasi kegiatan peresmian Laborataorium dan Perpustakaan.

CIMG2231

CIMG2232

CIMG2235

CIMG2234

CIMG2238

CIMG2254

CIMG2248

CIMG2260

CIMG2265

CIMG2272

CIMG2273

CIMG2274

logo mi sultan fatah demakYAYASAN AL HUSNA DEMAK

MADRASAH IBTIDAIYAH SULTAN FATAH

TERAKREDITASI : A

Jl. Kyai Singkil No. 14 Bintoro Demak. Telp. (0291) 681133

No. : 326/MI.SF/ IV/ 2012 Demak, 15 April 2013

Lampiran : 1 bandel

Perihal : Laporan kegitan Bakti Sosial

Keluarga Besar MI Sultan Fatah

Untuk Korban Banjir Kab. Demak

Kepada Yth.

1. Ketua Yayasan Al Husna Demak

2. Ketua Komite MI Sultan Fatah

3. Bapak / Ibu Wali Murid serta Donatur

di Kediaman

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Puji syukur kehadirat Allah SWT, Sholawat dan salam tetap pada Nabi Muhammad SAW, Keluarganya, Sahabat-sahabatnya dan para pengikutnya.

Berkaitan dengan terjadinya bencana banjir yang menimpa saudara – saudara kita masyarakat Kecamatan Mijen dan Kecamatan Wedung Kabupaten Demak. MI Sultan Fatah telah melakukan penggalangan bantuan dan bakti sosial untuk meringankan beban saudara kita yang tertimpa musibah. Kami telah menyalurkan bantuan bapak/ ibu wali murid dan masyarakat baik berupa uang, pakaian layak pakai, sembako, maupun bantuan lainnya.

Selanjutnya, bantuan bapak/ ibu wali murid serta masyarakat telah kami salurkan secara langsung kepada korban banjir pada :

Hari / tanggal : Senin, 15 April 2013 (Gel 1)

: Selasa, 16 April 2013 (Gel 2)

Pukul : 15.00 – 17.00 WIB

Tempat : Kelurahan Jleper Kecamatan Wedung

 Demikian laporan pertanggungjawaban kami selaku panitia bakti sosial keluarga besar MI Sultan Fatah Demak, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

 Jazakumullah Ahsanal Jaza’

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

PANITIA BAKTI SOSIAL

MI SULTAN FATAH DEMAK

UNTUK KORBAN BANJIR DI KECAMATAN WEDUNG

Ketua Sekretaris

Ahmad Faozi, S.Pd.I Nur Amin, S.Pd

Mengetahui

Ketua Komite MI Sultan Fatah Kepala MI Sultan Fatah

H. Asyiqin Muhtarom, S.IP, MM. Ahmad Nawawi, S.Pd.I

NIP. 19680207 200501 1002

Berikut Dokumentasi Kegiatan Bakti Sosial MI Sultan Fatah Demak

Bandung, 27 Juni 2012.

SAMSUNG DIGIMAX A403 Judul diatas, terasa teramat berat. Karena hanya sedikit orang yang mampu berangkat dan bangun merajut mimpinya

????????????????????

. Banyak dari kita keenakan mimpi dan terlelap. Logika berfikir kita orang-orang madrasah hanya ingin agar anak pandai dan mempunyai bekan iman dan taqwa an-sich. Semua yang berbau ke

jiwaan dan menganggap nilai science dan pengetahuan umum hanya akan menjerumuskan.

Kita lupa dengan ayat-ayat kauniyah. Melihat fenomena dan menjadi pelajaran. Telinga mendengar apa yang ada disekeliling. Karena yang buta bukan mata kita tapi Hati. Karena pemikiran kita selalu kontras dan tak bisa menggabungkan pembelajaran science saling keterkaitan dengan akhirat. Agar anak didik kita bisa mempunyai keseimbangan akal (Science) dan hati (Agama).

Kita kurang bisa memahami filosofi ilmu, kita cenderung melihat angka. QS. As-Sajdah : Yudabbirul amra … Keimanan pertama adalah kepada yang gaib. Sebab yang gaib bukan hanya secara fisik gaib. tapi juga tentang hal-hal yang belum terpecahkan. Siswa kita kebanyakan tidak dibekali filosofinya. Salahnya kita adalah banyak memberikan short-cut. Dan jika siswa diberikan soal pengembangan akan susah dan bilang “tidak diajarkan oleh Bapak/Ibu guru”.

SAMSUNG DIGIMAX A403

Solusi awal telah Allah SWT sebutkan dalam QS. Al-‘Alaq : 1-5. Iqro’, membaca merupakan intipati pembelajaran. Ilmu bukan pengetahuan. Karena Ilmu adalah sesuatu yang datang dari Allah. Membaca bukan hanya secara zhohir, karena tekstual harus juga diresapi kontektualnya.

Kelemahan selalu dari Guru, Kurikulum dan Siswa. Mari melakukan perbaikan-perbaikan. Malaikat pada protes ketika Allah menciptakan Adam yang menurut mereka hanya akan melakukan perusakan. Namun Allah menjawab dengan men-Islah (melakukan perbaikan) dengan memberi bekal, dan ketika di tes dan Adam mampu menjawab. Malaikat mengakui kelemahannya.

Pendidikan harus memahami psikologi anak, latar belakangnya, menggali potensinya. Agar semangat belajar mereka. Kita bekali mereka sejak mendasar dengan beberapa teori dan praktik sederhana sebagai bagian dari penggalian dan pembekalan tentang Filosofi Ilmu.

Madrasah Science Competition and Expo 2012

Notulen : A.Taqiyuddin Wafa, S.Th.I

Mari Bangun dan Segera Beranjak.

2 Mei 2013, Education for All, “Meningkatkan Kualitas dan Akses Berkeadilan” itulah tema hari pendidikan nasional di tahun 2013 ini. Dengan usaha itu diharapkan tiga penyakit utama di masyarakat kita bisa sirna. (1) Kemiskinan; (2) ketidaktahuan; dan (3) Keterbelakangan peradaban. Jalan utama dan satu-satunya untuk mengobati penyakit tersebut adalah pendidikan. Sebab UUD 1945 telah mengamanatkan bahwa setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan dasar dan negara wajib membiayainya (Pasal 31 ayat 1 dan 2). Oleh karena itu pemerintah pusat dan daerah bersama masyarakat dan swasta terus selalu berusaha memenuhi amanat undang-undang melalui pembangunan-pembangunan sekolah di seluruh Indonesia termasuk di daerah 3T (terdepan, terluar dan tertinggal).

Akses pendidikan dipengaruhi oleh ketersediaan satuan pendidikan dan keterjangkauan dari sisi pembiayaan. Untuk itu, pemerintah terus menerus menyiapkan ketersediaan satuan pendidikan yang layak, terutama di daerah 3T, termasuk di dalamnya pengiriman guru melalui program Sarjana Mendidik di daerah 3T (SM3T). Dari sisi keterjangkauan pemerintah telah menyiapkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk pendidikan dasar dan menengah, Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN), Bantuan Siswa Miskin (BSM), Bidik Misi dan Beasiswa. Pada tahun 2013 ini, telah disiapkan anggaran Rp 7,8 triliun untuk BSM.

Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan, mulai tahun pelajaran 2013/2014 akan diterapkan Kurikulum 2013 untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah secara bertahap dan terbatas. Bertahap, berarti kurikulum tidak diterapkan di semua kelas di setiap  jenjang, tetapi hanya di kelas 1 (satu) dan kelas 4 (empat) untuk jenjang SD, dan kelas 7(tujuh) untuk SMP, serta kelas 10 (sepuluh) untuk SMA dan SMK. Terbatas diartikan bahwa jumlah sekolah yang melaksanakannya disesuaikan dengan tingkat kesiapan sekolah. Kurikulum 2013 Ini dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara utuh. “Hal ini penting dalam rangka antisipasi kebutuhan kompetensi abad 21 dan menyiapkan generasi emas 2045,” katanya.

referensi :

1. http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/pengumuman/1297

2. http://www.dikti.go.id/?p=9196&lang=id

oleh : admin

MI Sultan Fatah Demak Harapan Pembenahan dari MDP

Jumat, 14 November 2008, 05:02 WIB

Madrasah Ibtidaiyah (MI) Sultan Fatah, kini mencapai usia 60 tahun. Berdiri sejak 19 Agustus 1948, lembaga pendidikan Islam ini awalnya bernama Madrasah Wajib Belajar (MWB). Karena berada di bawah naungan Departemen Agama (Depag), sekolah ini berubah menjadi MI Sultan Fatah, di bawah Yayasan Al Husna. Sekarang madrasah yang terletak di Jl. Kyai Singkil No. 14, Bintoro, Demak, Jawa Tengah, itu terakreditasi A.
MI Sultan Fatah adalah satu-satunya MI yang berada di perkotaan, berdiri di antara 16 Sekolah Dasar (SD) di Kelurahan Bintoro, Demak. Meskipun demikian, MI ini telah mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. Kepercayaan itu dibuktikan dengan bertambahnya siswa tahun demi tahun. Tingginya kepercayaan masyarakat, boleh jadi, karena madrasah ini mempunyai beberapa keunggulan dari sekolah lain. Di antaranya, letaknya yang strategis di tengah perkotaan, sebagai sekolah dasar plus yang mempunyai harapan penguasaan dan unggul secara menyeluruh yang meliputi mata pelajaran umum dan agama, ketrampilan dan kesenian, olahraga, serta penekanan pada akhlakul karimah. Di sekolah ini, mata pelajaran Bahasa Inggris dan Bahasa Arab diajarkan sejak dini, mulai di kelas I.
Selain itu, siswa juga diajarkan Aswaja (ke-Nu-an) yang merupakan pembekalan anak didik dalam mencintai dan melaksanakan sunah Nabi yang disepakati oleh para ulama. Bahkan, dengan selalu berjamaah sholat dhuhur di Masjid Agung Demak merupakan wahana pelatihan anak didik untuk senantiasa rajin shalat berjamaah. Tidak hanya itu. Seperti dijelaskan Kepala MI Sultan Fatah, Saekun, SAg, para siswa pun memperoleh kesempatan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang lengkap. Kegiatan-kegiatan tersebut meliputi Kepramukaan, marching band, seni rebana, seni tari tradisional dan zipin, komputer, MTQ, kaligrafi, dan sempoa, di samping muatan lokal yang menunjang untuk peningkatan ibadah seperti fasholatan dan mengaji.
Hal ini sejalan dengan visi MI Sultan Fatah, yakni terwujudnya pendidikan yang bermutu, Islami, berakhlak mulia, menguasai ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, mencintai lingkungan serta Tanah Airnya. Misinya, antara lain, mewujudkan proses belajar mengajar dan bimbingan secara aktif, kreatif, dan efektif, dan menyenangkan yang mampu mengembangkan kemampuan siswa secara maksimal, di samping pendidikan yang berkepribadian dinamis, trampil menguasai pengetahuan, teknologi, dan seni.
Madrasah ini berada di lahan 3.793 m2 dengan luas bangunan seluruhnya 1.833 m2. Selain ruang kelas, sekolah ini dilengkapi perpustakaan, laboratorium, ruang ketrampilan, dan tempat beribadah. Kini tercatat 382 siswa belajar yang dibina oleh 16 orang guru. Sejak 2002 -2007, menurut Saekun, tingkat kelulusan 100 persen. Lebih membanggakan lagi, “Tak ada yang drop out.” Prestasi siswa tak kalah membanggakannya. Tak hanya di bidang akademik, tapi juga non-akademik. Sebutlah, misalnya, juara lomba pidato Islam anak dalam rangka Festival Masjid Agung Demak, 2006; bazar dalam rangka Hari Anak Nasional (HAN) Kabupaten Demak, 2006; dan juara Festival Drum Band Terbuka Ke-7 se-Jawa Tengah. Seiring dengan bertambahnya siswa dari tahun ke tahun, mau tidak mau, lembaga pendidikan ini memerlukan tambahan fasilitas, seperti laboratorium bahasa dan komputer, di samping peningkatan kualitas tenaga pengajar.
Syukurlah, dengan adanya program Madrasah Development Plan (MDP) dari Madrasah Education Development Project (MEDP) kerjasama antara Kementrian Agama Republik Indonesia dengan Asian Development Bank (ADB) di daerah itu untuk memberdayakan elemen-elemen madrasah seoptimal mungkin, harapan tersebut akan menjadi kenyataan. ? (muhib, CPMU MEDP/dokrep/Oktober 2008)

PROFILE

MI SULTAN FATAH BINTORO DEMAK

A.  UMUM DAN IDENTITAS

CIMG2594A.1. UMUM

MI Sultan Fatah Demak berada di tengah-tengah kota di Kecamatan Demak, Kab. Demak Propinsi Jawa Tengah. Madrasah kami merupakan salah satu madrasah yang difavoritkan dari kalangan masyarakat, dinas terkait, pemerintah Daerah, dll.

Baik dibidang akademis maupun non akademis di tingkat dabin, kecamatan, dan kabupaten untuk itu kami selalu berusaha secara maksimal untuk meningkatkan etos kerja dan kiat-kiat maupun strategis praktis. Serta menentukan arah kebijakan yang realities agar madrasah tetap eksis dengan perkembangan zaman.

Titik berat dari arah kebijakan yang kami tempuh ada tiga hal pokok :

1.    Perbaikan Manajemen

        a. Manajemen Madrasah secara umum

        b. Manajemen Kepala Madrasah

2.    Mengoptimalkan dan memfokuskan proses belajar mengajar dengan pola PAKEM

        (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Komunikatif, Afektif, dan Menyenangkan).

3.    Pemberdayaan peran serta masyarakat

Selain kebijakan diatas kami tetap melaksanakan aturan dan arah kebijakan dari pemerintah (Pusat maupun Daerah) secara umum, khususnya Kementrian Agama RI Cq. Kanwil Kementrian Agama Provinsi, Kantor Kemenag Kabupaten Demak Dan Departemen Pendidikan Nasional Cq. Dinas Pendidikan Pemuda dan olahraga (Provinsi, Kabupaten dan Kecamatan), Serta beradaptasi secara positif dengan lingkungan sekolah.

A.2. IDENTITAS

Identitas Madrasah :

1.      Nama Madrasah                        : MI Sultan Fatah Demak

2.      Nomor Statistik Madrasah      : 111233210071

3.      Alamat                                        : Jl. Kyai Singkil No. 14 Bintoro Demak

4.      Tahun Berdiri                             : 1948

5.      Status                                         : Swasta

6.      Nama Kepala Madrasah          : Ahmad Nawawi, S.Pd.I

7.      Terakreditasi                         : A

8.      Visi Madrasah                       : Terwujudnya pendidikan yang bermutu,

                                                                Islami, mulia, menguasai ilmu pengetahuan,

                                                                teknologi dan seni, serta mencintai

                                                                lingkungan serta tanah airnya.

9.      Misi Madrasah             :

          1. Mewujudkan proses   belajar mengajar dan bimbingan secara aktif,

               kreatif, dan efektif, dan menyenangkan yang mampu

               mengembangkan kemampuan secara siswa secara maksimal.

          2. Mewujudkan penghayatan, ketrampilan dan pengamalan terhadap

                 ajaran agama Islam berbasis Ahlussunah Wal Jama’ah.

          3. Mewujudkan pendidikan yang demokratis, berakhlakul karimah,

               cerdas, sehat, disiplin, dan bertanggung jawab.

          4. Mewujudkan pendidikan yang berkepribadian dinamis, terampil

               menguasai pengetahuan, teknologi dan seni.

           5. Mewujudkan sistem manajemen berbasis sekolah dengan

                 melibatkan seluruh warga sekolah dan lingkungan masyarakat.

10.  Tujuan                         :

         1. Meningkatkan prestasi siswa dengan capaian rata-rata  nilai UAS

              yang signifikan, agar dapat diterima di SLTP/MTs favorit.

         2. Mengusahakan peserta didik menerima pelajaran dengan

              baik agar memperoleh prestasi  yang membanggakan,

              sehingga berprestasi terbaik di tingkat Kabupaten Demak.

         3.  Berusaha menyatukan sekolah dengan masyarakat sehingga

               merupakan satu  kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

         4.  Mengoptimalkan peran satuan-satuan sekolah guna  meningkatkan

               kualitas siswa.

         5.  Memiliki ketrampilan dan pengamalan dasar beragama Islam dalam

               kehidupan sehari-hari.

11.  Motto                          :

        – Beriman

        – Bertaqwa

        – Berakhlak mulia

        – Berbadan sehat

        – Berpengetahuan luas